Pegadaian Gempol

Pegadaian Gempol pasuruan berada di jalan raya gempol tidak jauh dari jalan raya surabaya malang. pegadaian gempol juga setelah viaduk gempol. saya melewati pegadaian ini saat perjalanan menuju banyu biru pasuruan di tahun 2018. pegadaian adalah perusahan yang bergerak dibidang jasa gadai sekarang masuk group BRI.


Untuk bangunan ada angka tahun 1912 di bagian atas depan bangunan yang kemungkinan tanggal perbaiakan bangunan pegadaian tersebut, karena pada tahun1910 ada berita pengankatan pejabat pegadaian. untuk pintu masuk dan jendela sepertinya sudah pernah dilakukan perbaikan tapi melihat tiangnya mungkin masih asli.

foto dari google maps

Di belakang bagian kiri foto ini ada gudang yang dipakai untuk menyimpan barang yang gadai. bangunan gudang sama seperti gudang pegadaian jaman dulu, saya belum sempat foto karena sedang ngejar waktu saya tambahkan dari foto google maps saja. sedangkan bagian kanan bangunan ruangan pendukung.

Kecamatan gempol berdekatan dengan kecamatan porong yang sama punya bangunan lama, bangunan lama di porong. untuk menambah informasi saya tambahkan beberapa info dari koran belanda.

Pada 25 oktober 1910 Administrator di pegadaian pemerintah di Banjarnegara, F.J. Verduijn Lunel, telah dipindahkan ke pegadaian di Gempol.

Pada 15 november 1910 Wakil administrator di pegadaian pemerintah di Paraan, HMJ Ma-nüel, telah dipindahkan ke pegadaian di Gempol.

Pada 27 agustus 1915 Diangkat: sebagai Asisten Administrator di Pegadaian Pemerintah, dengan gaji yang ditetapkan sebesar 100 gulden per bulan dan tunjangan wajib lainnya yang dilarang untuk posisi tersebut, F. W. Beisser, perorangan, berdomisili di Semarang; dengan ketentuan bahwa ia akan segera menerima dua kali kenaikan gaji yang terkait dengan jabatannya. Ia akan ditempatkan di Pegadaian Pemerintah di Gempol (Bangil);

Pada 29 januari 1925  manajemen pegadaian di gempol (bagian dari bangil) dengan inisial R diberhentikan sementara karena defisit kas sebesar f 6.800 investigasi segera dimulai.

Pada 18 februaru 1925 Seperti yang dilaporkan baru-baru ini, manajer pegadaian Gempol, Bapak R., telah diskors karena defisit kas sebesar ƒ 6.800 . kini telah mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini bahwa penyelidikan tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa penipuan tersebut dilakukan oleh Bapak R. Administrasi dinyatakan berjalan sesuai prosedur, dan lebih jauh lagi, belum ada bukti yang diperoleh terhadap Bapak R. bahwa ia menggunakan uang tersebut untuk keuntungannya sendiri. Diduga uang tersebut dicuri darinya pada saat lengah, karena tidak ditemukan jejak pencurian dengan kekerasan. Meskipun demikian, Tuan R. kemungkinan besar akan diberhentikan dari jabatannya dengan alasan ketidakcocokan.

Pada 27 november 1925 J. R.L. Boers, manajer pegadaian negara di Gempol (Surabaya), diberikan cuti satu tahun ke Eropa atas pengabdiannya yang lama, berlaku mulai 2 Januari 1926.

Pada 26 april 1937 Padmodisastro, dipindahkan dari pegadaian tanah di Gempol (Malang) ke pegadaian di Gending (Malang).


Comments