Waru Cinta Abadi. setelah diterjang tsunami banten, pohon ini masih hidup

Pohon waru ini masih ada kaitan dengan Cangkrung Ki Daud Carita karena masih di satu tempat. kalau waru ini didepan kolam berenang mutiara cottage. ada plang kayu yang membahas tentang pohon ini. untuk lokasi cottage berada di jl raya carita labuhan km 7 kabupaten pandeglang provinsi banten.


Kisah ini berawal dari adanya sepasang pohon waru dipinggir pantai, jarak pohon dengan pantai mungkin hanya 5 meter karena lokasinya ini pohon ini sering badai angin dan juga badai air laut tapi masih tetap hidup. diperkirakan usai pohon waru ini lebih dari 50 tahun, dahulu pohon ini sering digunakan untuk selfie pengunjung.


Tsunami banten menerjang pada tahun 2018, pohon ini berusaha bertahan dari terjangan ombak, tapi naas pohon waru ini tidak sanggup dan tercabut dari tempat awal dia berdiri dan terbawa jauh hingga 20 meter kebelakang. sebulan setelah kejadian tersebut semua orang berbenah kembali, mereka tidak kepikiran pohon waru ini karena mereka berpikir kalau pohon waru itu juga akan mati karena tercabut.

Keajaiban terjadi pohon waru itu menunjukan tanda kehidupan dengan munculnya tunas-tunas baru dan daun muncul kembali. orang-orangpun cepat-cepat mengembalikan pohon waru itu ketempat asalnya.


Bisa dibilangkan kalau pohon waru ini sebgai tanda cinta abadi. mereka berdampingan berpuluh-puluh tahun, bertahan dari terjangan angin yang dapat diartikan kesulitan hidup sampai bencana alam tsunamipun mereka sangguo hidup bersama karena kisah itu pohon ini dinamakan Waru Cinta abadi. jika kalian berfoto dengan pohon ini diharapkan dapat menjalani cinta abadi.

Comments